beritaGo.com
 
 
   
 
 
Tutup Iklan
ads
 

Peternakan Kelinci Sarat Untung, Pemerintah Belum Bergeming

Peternakan Kelinci Sarat Untung, Pemerintah Belum Bergeming

 
ratna ayu
2016-02-01 20:07:42
ratna ayu Bisnis 0 185
 
 
Peternakan Kelinci Sarat Untung, Pemerintah Belum Bergeming

Peternakan Kelinci Sarat Untung, Pemerintah Belum Bergeming

Peternakan kelinci di Indonesia masih belum sepopuler di Tiongkok. Padahal industri peternakan kelinci ini sangat prospektif. Bram Bramantiyo seorang peneliti kelinci dari Balitnak (Balai Penelitian dan Peternakan) Bogor menyebutkan bahwa Indonesia seharusnya bisa menjadi sentra kelinci terbesar di dunia.

 

Pada kunjungannya di Dinas Pertanian, Tanaman Pangan dan Peternakan (Dispertanak) Pati, Jawa Tengah Minggu lalu menjelaskan bahwa di Tiongkok industri kelinci sudah sangat berkembang pesat. "Disana pemerintah berani memberikan dana besar untuk peternakan kelinci. Dari hulu sampai hilir semuanya terprogram."Ujar Bram.

 

Di Tiongkok, imbuh Bram, Kelinci itu hanya bisa kawin pada musim-musim tertentu yakni musim semi dan gugur. "Kalau di Indonesia, kelinci bisa kawin kapan aja. iklimnya cocok kalau disini. Makanya seharusnya kelinci bisa menjadi industri yang prospektif kalau itu mau dibikin di Indonesia." Paparnya.

 

Itulah kenapa, Balitnak Bogor khususnya bidang pengembangan kelinci sangat antusias untuk mengembangkan industri kelinci di indonesia. Yono C. Rahardjo dari Balitnak menjelaskan kandungan daging kelinci lebih rendah kolesterol daripada sapi. Untuk area peternakan, Yono memaparkan tidak perlu membutuhkan area yang besar. Untuk kerajinan dari bahan kulit kelinci jika di Tiongkok bisa menghasilkan produk yang memiliki harga mahal. "Jaket dari kulit kelinci kalau disana bisa dijual dengan harga US$ 1000." Kata Yono seraya terkekeh. 

Meskipun terlihat menguntungkan, namun pemerintah belum mulai melirik potensi peternakan kelinci ini. Para peternak dari berbagai daerah seperti Pati, Rembang, Magelang dan area Jawa Timur mengeluhkan tidak adanya PPL untuk peternakan kelinci. "Memang belum ada PPLnya, karena peternak belum ada yang mau kirim surat ke Pusat untuk meminta diberikan bantuan. Coba nanti para peternak maupun dinas peternakan mengirimkan surat ke pusat, pasti akan direspon. Sukur-sukur dana langsung turun." Tutupnya. (Ry)

 

 
 
 

Promoted Stories

Lainnya

 
 

Komentar Sedulur

   Belum ada komentar dari sedulur beritaGo.

  Tulis Komentar

   Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
 

Komentar Facebook

   
image

beritago.com merupakan portal berita dan informasi yang mengusung konsep "social media journalism", yakni dimana masyarakat dapat ikut menjadi kontributor informasi serta menggunakan portal beritaGo.com dengan bertanggungjawab dan sesuai dengan ketentuan penggunaan yang telah ditetapkan,

Informasi dan Kerjasama

  •   contact@beritaGo.com
  •  08123456789 / 024-123456
  •  indiego inti corpora ltd
   
 
 
Copyright 2016 beritaGo by indiego inti corpora. Social Media Journalism and Social Broadcasting System. All Rights Reserved.

Local Straight News , Aggreggate Content dan Social Media Journalism oleh beritaGo.com
Copyright 2014-2016 All Rights Reserved. beritaGo.com is a registered trademark of indiego inti corpora
Jawa Tengah, Indonesia.

Tutup Iklan